Rabu, 17 September 2008

DDoS



DDoS atau DoS

"inilah yang terjadi pada situs kaskus.us beberapa bulan yang lalu"

Serangan Dos (denial of service) atau distributed denial of service adalah salah satu jenis serangan yang dilakukan dengan cara membuat komputer sumber menjadi tidak bisa diakses. Sebuah situs atauppun layanan dibuat tidak dapat berfungsi dengan baik untuk jangka waktu pendek ataupun seterusnya. Situs yang diserang biasanya adalah situs-situs yang memiliki profil penting seperti situs perbankan dll.

Cara umum penyerangan dalah dengan penyusupan komputer target (korban)dengan menggunakan panggilan komunikasi dari luar, sehingga komputer tersebut tidak dapat merespon ke lalulintas yang sesungguhnya atau respon sangat lambat sehingga dianggap unavailble. Pada implementasinya serangan ini menyebabkan komputer target reset ataupun mengkonsumsi dayanya sendiri sehingga kehabisan daya untuk menyediakan service atau komunikasi antara korban dengan kliennya terganggu.

Gejala yang dialami apabila suatu komputer terkena serangan DoS menurut United States Computer Emergency Readiness Team adalah

· performa jaringan menjadi luar biasa lambat
· situs menjadi tidak tersedia
· situs menjadi tidak bisa diakses
· secara drastis jumlah spam mail bertambah (jenis serangan "mail-Bomb")

Metode-metode penyerangan pada DoS yang pada intinya adalah mencegah user yang seharusnya dapat menggunakan service, serangan itu dapat dilakukan langsung ke alat pada jaringan seperti serangan ke routing ataupun serangan ke web, e-mail ataupun nama domain pada server sistem.

5 penyerangan dasar :
1. konsumsi sumberdaya komputasional
2. mengacak-acak informasi konfigurasi
3. mengacak-acak status informasi
4. mengacak-acak komponen jaringan fisik
5. mengganggu media komunikasi antara user dengan korban.


Sebuah serangan juga kadang mengikut-sertakan pengeksekusian malware dengan tujuan :
· memaximalkan penggunaan sumber daya pada komputer
· memicu error pada microcode mesin
· memicu error pada set instruksi sehingga komputer pada keadaan tidak stabil ataupun terkunci.
· memanfaatkan error pada OS sehingga menyebabkan kekurangan sumber daya ataupun trashing
· menyebabkan OS crash
· iFrame (D)DoS, dimana sebuah dokumen HTML dibuat mengunjungi sebuah halaman situs berulang-ulang sampai melampaui yang bandwith limit.

Tidak ada komentar: